Intan / April 28, 2020

Morfologi Pohon Asam Dan Habitat Asli

Buah pohon asam adalah salah satu bumbu yang sering digunakan untuk menambah rasa masakan Indonesia. Selain itu, budaya masyarakat setempat sering mengaitkan spesies pohon ini dengan kesan sakral dan seram karena pohon-pohon besar dan subur.

Morfologi Pohon Asam Dan Habitat Asli

Ada banyak fitur untuk mengenali spesies pohon asam, mulai dari bentuk batang, daun dan buah. Tumbuhan asam juga menyimpan sejuta manfaat dan manfaat, terutama sebagai bahan kesehatan.

Pohon asam atau dikenal dalam bahasa Latin sebagai Tamarindus indica L. Juga dikenal sebagai asam oleh masyarakat umum. Pohon ini memiliki nama yang berbeda di setiap wilayah. Sebagai contoh, di Aceh pohon ini dikenal sebagai bak mee, dalam bahasa Melayu sebagai asam, di Minangkabau sebagai cumalagi dan di Bima sebagai mangga.

Baca Juga: Manfaat Dari Tanaman Pule

Selain itu, orang Makassar menyebutnya camba, di Dayak dan Ternate sebagai asam Jawa, di Madura sebagai acem, di Gorontalo sebagai jawi asang, di Sunda sebagai asal asam, di Sasak sebagai bage, di Barros sebagai saamba, di Tanimbar sebagai sablaki, dan di wilayah Timor dikenal sebagai kanefo kiu.

Fitur morfologis

Pohon asam memiliki karakteristiknya sendiri, baik dari segi nama yang dikenal masyarakat umum maupun karakteristik morfologisnya. Karakteristik ini adalah faktor pembeda dalam mengidentifikasi pohon asam.

Batang pohon asam memiliki ciri bahwa batangnya tumbuh tegak dengan warna coklat muda dan bentuknya bulat. Sementara itu, permukaan batang pohon asam adalah lenticel dengan sistem percabangan simpodial. Pohon asam dikenal karena tumbuh hingga ukuran yang sangat besar dengan ketinggian hingga 25 hingga 30 meter.

Daun pohon asam tumbuh tatap muka dengan bentuk majemuk tunggal dan lonjong. Ukuran daunnya memiliki panjang sekitar 1 cm hingga 2,5 cm dengan lebar antara 0,5 cm dan 1 cm. Ujung daun asam cenderung tumpul, sedangkan alasnya bulat. Tepi daun adalah jenis bermunculan datar dengan warna hijau.

Bunga pohon asam tumbuh di kapak daun dan memiliki bentuk hutan. Panjang batang penyangga bunga hanya sekitar 0,6 cm dan berwarna kuning. Sedangkan warna bunganya umumnya kecoklatan-hijau dengan kelopak tubular dengan benang sari dalam jumlah besar.

Benang sari berwarna putih dengan warna yang sama dengan putik. Ukuran corolla cukup kecil dan memiliki warna kekuningan. Pohon ini juga menghasilkan buah berbentuk polong dengan lebar 2 cm dan panjang 10 cm.

Warna buah asam hijau kecoklatan dengan biji di dalamnya. Bentuk biji asam adalah kotak cokelat pipih. Biji ini memiliki akar keran berwarna coklat yang terlihat kotor.

Ketika pohon asam di musim berbunga, semua daun akan jatuh, seperti juga cabang-cabang pohon asam. Setelah itu, bunga asam mulai mekar, diikuti oleh tunas daun muda dan cabang-cabang pohon baru.

Asal, distribusi, dan habitat

Asal usul pohon asam masih belum pasti, tetapi kemungkinan akan dicicipi di hutan savana Afrika tropis. Tanaman asam tumbuh subur di daerah semi-kering dan iklim monsun basah dengan suhu maksimum hingga 47 derajat Celcius.

Curah hujan yang cocok adalah antara 500 dan 15.000 mm per tahun, tetapi masih dapat tumbuh dengan hujan 350 mm per tahun, bahkan jika itu tidak optimal. Sementara jika tumbuh di daerah dengan curah hujan lebih dari 4000mm, pembungaan dan pemupukan akan terhambat.

Keuntungan dan manfaat

Pohon asam memiliki banyak manfaat dan manfaat yang membantu kehidupan manusia. Bagian yang paling umum digunakan adalah buah asam. Sebagian besar penggunaannya digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan.

Inilah manfaat dan khasiat pohon asam, yaitu:

a. Mengurangi kolesterol tinggi

Efek asam pertama adalah dapat mengurangi penyakit karena kolesterol tinggi. Metode perawatan dengan tanaman asam cukup sederhana. Bagian yang digunakan untuk menurunkan kolesterol adalah asam daun yang kemudian diolah menjadi herbal.

Caranya adalah dengan membawa sekitar 150 gram daun asam hingga 200 gram. Kemudian haluskan asam dan campur dalam 220 ml air panas. Kemudian saring campuran daun asam dan minum secara teratur.

FILED UNDER : Uncategorized

Submit a Comment

Must be required * marked fields.

:*
:*