Suku-Tertua-Di-Dunia

Intan / March 30, 2020

2 Suku Tertua di Dunia Ternyata Ada di Indonesia

2 Suku Tertua di Dunia Ternyata Ada di Indonesia – Mesir dan Cina dikenal sebagai peradaban kuno paling maju di prasejarah. Jangan lupa keberadaan Maya dan Mesopotamia, yang memainkan peran penting dalam sains.

Namun, tampaknya beberapa penelitian mengklaim bahwa kelompok manusia tertua sebenarnya ditemukan di Asia Tenggara. Memang, tidak bisa dikatakan bahwa peradaban ini lebih maju dari Persia atau Yunani.

Suku-Tertua-Di-Dunia
Suku Tertua Di Dunia

Paling tidak, ini menegaskan bahwa Asia Tenggara, khususnya Indonesia, memainkan peran penting dalam sejarah peradaban manusia. Ingat bahwa fosil manusia purba tertua ditemukan di gua batu kapur di Flores, Nusa Tenggara Timur. Menurut Guardian, fosil manusia purba yang diperkirakan bernama Homo Floresiensis berusia lebih dari 180.000 tahun.

2 Suku Tertua di Dunia Ternyata Ada di Indonesia

Suku Aborigin di Australia

Berdasarkan hasil tes DNA, dapat disimpulkan bahwa Aborigin, yang mendiami sebagian besar benua Australia dan pulau Papua, adalah peradaban manusia tertua di dunia. Penelitian ini menggunakan sampel air liur dari masyarakat modern di Australia dan Papua Nugini.

Seperti disebutkan oleh Sputnik News, langkah ini dapat merekonstruksi migrasi leluhur Aborigin yang sebelumnya tinggal di benua Afrika. Artinya, orang Aborigin sebenarnya berasal dari Afrika, yang melakukan perjalanan jauh ke timur sekitar 75.000 tahun yang lalu.

Ini menjelaskan bahwa orang Aborigin lebih tua dari peradaban Mesopotamia, yang dimulai sekitar 8.000 SM. SM berkembang. Orang Aborigin diyakini telah hidup sejak 31.000 SM. Tiba di Australia ketika dataran Sahul dipanggil. Dataran ini adalah benua super yang terdiri dari Australia, Papua, dan Tasmania. Ketiganya terpisah berkat naiknya permukaan laut.

Suku Kerinci di Indonesia

Menurut peneliti Amerika Serikat bernama Bennet Bronson dan National Archaeology and Heritage Institute of Jakarta, suku Kerinci, yang hidup di dataran tinggi Bukit Barisan di provinsi Jambi, adalah kelompok manusia tertua di dunia.

Seperti disebutkan oleh Antara, deklarasi diajukan pada tahun 1973 dengan bukti dalam bentuk keberadaan manusia yang disebut Kecik Wok Gedang Wok. Bennet meyakini bahwa Kecik Wok Gedang Wok lebih tua dari suku Melayu Proto dan Inca di Amerika Selatan karena ia tinggal di Gunung Kerinci lebih dari 10.000 tahun yang lalu.

Alasannya adalah bahwa pemindahan keluarga Proto Melayu atau Polinesier dari Alam Melayu ke pulau di laut timur dari Teduh dan pulau di Samudra Hindia barat tidak berlangsung hingga 4000 SM. AC terjadi. Karena kelompok Melayu Proto dianggap lebih dominan, Wajan Kec G Wok perlahan-lahan menghilang.

Ini disebabkan oleh pencampuran darah antara kelompok pribumi dan migran. Kelompok campuran kemudian berkembang dan hadir sebagai leluhur komunitas Kerinci modern.

Namun sejauh ini, para ahli belum dapat menentukan apakah keturunan Keced Gedok Gedok disebabkan oleh pencampuran darah dengan kelompok Proto Melayu. Namun, mengingat unsur-unsur linguistik dari denominasi regional, beberapa kalangan percaya bahwa Kecik Wok Gedang Wok memiliki kedekatan rasial dengan masyarakat India.

Nama Kerinci sendiri berasal dari bahasa Tamil dan berarti bunga Kurinji yang tumbuh di India selatan. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Kerinci dan India memiliki hubungan lama.

Sumber : https://www.masterpendidikan.com/

Baca Juga :

FILED UNDER : Uncategorized

Submit a Comment

Must be required * marked fields.

:*
:*